M-lock Bola – Bek Fulham, Calvin Bassey, memberikan pandangannya terkait perdebatan klasik antara Virgil van Dijk dan Rio Ferdinand. Dalam sebuah sesi interaktif bersama Mail Sport, Bassey tidak ragu memilih Van Dijk sebagai bek terbaik yang pernah ada, bahkan di atas sederet nama besar lainnya.
Van Dijk vs Ferdinand: Perbandingan yang Terus Muncul
Nama Virgil van Dijk kerap kali disandingkan dengan para legenda seperti Rio Ferdinand. Banyak yang berpendapat bahwa kapten Liverpool tersebut belum mencapai level para bek top di masa lalu. Namun, konteks permainan yang berbeda membuat perbandingan ini tidak sesederhana itu.
Ferdinand, selama masa jayanya di Manchester United, sering menghadapi striker fisikal dan agresif setiap pekan. Sebaliknya, Virgil harus beroperasi di sistem modern yang mengandalkan high line dan pressing intens, di mana ia juga dituntut menjadi inisiator serangan dari belakang.

Era Modern Menuntut Bek Serba Bisa
Sepak bola masa kini menuntut bek tengah tak hanya kuat dalam bertahan, tapi juga piawai dalam membangun serangan. ia dikenal dengan umpan panjang akuratnya yang kerap mengarah ke Mohamed Salah, sebuah kemampuan yang menjadikannya berbeda dari bek konvensional.
Meski Ferdinand juga memiliki teknik dan ketenangan, sistem permainan di eranya tidak terlalu menekankan build-up dari lini belakang. Oleh karena itu, kemampuan seperti milik pemain liverpool itu jarang terlihat dari bek-bek tempo dulu.
Bassey Pilih Van Dijk Tanpa Ragu
Dalam permainan “winner stays on” bersama Mail Sport, Bassey dengan tegas menjagokan Van Dijk dibanding sejumlah bek legendaris seperti Jaap Stam, Nemanja Vidic, John Terry, hingga Vincent Kompany. Saat nama Van Dijk disebut, ia langsung menjawab tanpa pikir panjang.
Pujian dari pemain aktif seperti Bassey menegaskan betapa dominannya Van Dijk dalam persepsi pemain masa kini, apalagi mereka yang merasakan langsung kerasnya persaingan di Premier League.
Van Dijk Tetap Rendah Hati
Menariknya, ia sendiri pernah bilang Rio Ferdinand di urutan teratas bek terbaik dan tidak menyebut namanya sendiri. Hal ini menunjukkan sikap rendah hati yang menjadi ciri khas bek asal Belanda tersebut.
Debat yang Tak Akan Pernah Selesai
Perbandingan antar era memang tidak pernah menghasilkan jawaban pasti. Namun, semakin banyak pemain profesional yang mengakui kehebatan pemain liverpool itu dalam konteks sepak bola modern. Itu sendiri menjadi bukti betapa istimewanya peran dan kontribusi Van Dijk bagi generasinya.
