Lionel Messi, ikon sepak bola asal Argentina yang kini menjadi jantung permainan Inter Miami, dikabarkan tengah berusaha menarik salah satu nama besar Eropa ke Major League Soccer: Luka Modric.
Kabar ini mulai mencuat pada April 2025. Sebuah harapan yang bukan tanpa alasan, apalagi mengingat hubungan keduanya sebagai sesama ikon sepak bola dan rival lama di kancah Eropa.
Peluang Besar di Musim Panas 2025
Luka Modric, maestro lini tengah asal Kroasia, saat ini tengah menghitung hari-hari terakhir dalam seragam putih Real Madrid. Kontraknya akan selesai pada Juni 2025, yang berarti ia akan berstatus bebas transfer dan bebas memilih pelabuhan baru dalam kariernya.
Selain karena pesona Amerika, ada juga proyek ambisius yang tengah dibangun oleh klub milik David Beckham ini. Dan tentu saja, peluang untuk kembali bermain bersama para sahabat sekaligus rival lama dari era LaLiga menjadi daya tarik tersendiri.
Lionel Messi, yang dikenal sangat memperhatikan kestabilan lini tengah, melihat sosok Modric sebagai elemen ideal untuk menyempurnakan strategi tim impiannya. Gaya bermainnya yang penuh visi, penguasaan bola yang elegan, serta ketenangan di bawah tekanan, sangat cocok untuk mengisi poros tengah Inter Miami yang tengah tumbuh pesat.
Messi: Kebersamaan Baru dengan Wajah Lama

Kehadiran Luka Modric diyakini tak hanya akan menambah dimensi teknis bagi Inter Miami, tetapi juga mampu menciptakan keharmonisan permainan yang solid di atas lapangan. Saat ini, Inter Miami sudah memiliki Sergio Busquets, yang menjadi tandem ideal untuk Modric selama bertahun-tahun di ajang El Clasico meskipun dari kubu berbeda.
Kombinasi Busquets dan Modric di lapangan bisa membentuk jantung permainan yang tak mudah ditembus. Dan dengan Messi di lini serang, Inter Miami berpotensi menghadirkan permainan yang memukau—memadukan visi, teknik, dan pengalaman tingkat tinggi.
Meski Modric beberapa kali menyatakan niat untuk mengakhiri kariernya di Real Madrid, situasi bisa berubah. Banyak faktor yang kini membuat Amerika semakin menarik bagi Modric. Salah satunya, tentu saja, Piala Dunia 2026 yang akan digelar di kawasan Amerika Utara.
Dengan pindah ke MLS lebih awal, Modric bisa beradaptasi dengan gaya bermain dan iklim sepak bola lokal. Itu akan menjadi persiapan tak ternilai bagi turnamen terakhirnya di panggung dunia, dengan tekanan yang lebih ringan dibandingkan bermain di Eropa, namun tetap kompetitif.
David Beckham dan Misi Galacticos Versi MLS

Lionel Messi bukan satu-satunya tokoh di Inter Miami yang tertarik membawa Modric. David Beckham, sosok di balik kepemilikan klub, kabarnya juga sudah sejak lama menjadikan Modric sebagai target utama dalam daftar pemain idamannya. Ambisi Beckham adalah membangun tim bertabur bintang yang bisa menjadi pusat perhatian dunia, dan Modric jelas sejalan dengan visi tersebut.
Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa Beckham dan Modric telah bertemu secara pribadi untuk membicarakan kemungkinan kerja sama. Momen ini memperkuat dugaan bahwa negosiasi antara kedua pihak bukan sekadar rumor.
Jika upaya ini berhasil, Inter Miami akan semakin bertransformasi menjadi “LaLiga versi Amerika”, dengan deretan pemain bintang yang pernah bersinar di kompetisi Spanyol. Penggemar sepak bola di Amerika Serikat pun pasti antusias melihat kehadiran Modric di liga lokal. Kedatangan Modric nantinya akan menambah kekuatan skuad yang sebelumnya telah dihuni oleh nama-nama besar seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, Jordi Alba, dan Luis Suarez.
Trio Mimpi: Messi, Busquets, Modric
Sulit membayangkan bagaimana rasanya menghadapi lini tengah Inter Miami yang diperkuat oleh Busquets dan Modric, sementara di lini depan ada Messi menanti bola. Kombinasi ini bagaikan mimpi buruk bagi lawan, namun sebaliknya jadi mimpi indah bagi para penggemar MLS.
Dengan pengalaman panjang di level tertinggi—Liga Champions, Piala Dunia, hingga berbagai gelar domestik—para pemain ini tak hanya datang membawa nama besar, tapi juga mental juara. Mereka bisa menjadi mentor bagi pemain muda lokal dan mendorong peningkatan kualitas liga secara keseluruhan.
Reuni Eks Bintang LaLiga
Jika transfer ini terjadi, Inter Miami akan benar-benar menjelma sebagai tempat reuni bagi eks bintang-bintang LaLiga. Empat nama terakhir itu sudah lebih dulu merapat ke Miami, menghadirkan aroma Barcelona ke tanah Paman Sam dan menghidupkan kembali kolaborasi legendaris mereka. Kini, Modric, mantan jenderal lini tengah Real Madrid, akan menambah dimensi baru dalam cerita ini.
Persaingan klasik El Clasico kini berubah menjadi kolaborasi megabintang yang pernah saling bertarung habis-habisan. Namun di MLS, mereka akan berjuang bersama dalam satu seragam demi satu tujuan: membawa Inter Miami ke puncak kejayaan.
Akankah Luka Modric Bergabung?
Namun sejauh ini, baik dari pihak Modric maupun Inter Miami belum ada pernyataan resmi mengenai potensi kepindahan tersebut. Namun sinyal yang ada cukup kuat. Jika Modric menerima tawaran ini, maka kita akan menyaksikan salah satu perpindahan pemain paling ikonik di era sepak bola modern.
Dan bagi MLS, ini bukan hanya soal mendatangkan satu pemain top Eropa. Ini adalah sinyal bahwa liga tersebut benar-benar siap menjadi panggung alternatif bagi para legenda, sambil tetap membuka ruang tumbuh bagi generasi penerus.
Kini semua mata tertuju ke Miami. Apakah mimpi Messi untuk kembali bermain bersama Modric akan menjadi kenyataan? Hanya waktu yang bisa menjawab
